BANDA ACEH | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Aceh mengadakan lomba memasak menu nasi goreng dan aneka minuman yang diikuti puluhan peserta dari berbagai satuan kerja. Kegiatan bertema “Dirgahayu Republik Indonesia, Lomba Memasak Polda Aceh: Nasi Goreng dan Aneka Minuman Hari Kemerdekaan” ini berlangsung di Meuligoe Tribrata Polda Aceh, Jumat (7/8/2026).
Lomba memasak tersebut dipantau langsung oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, serta dihadiri oleh Wakapolda Aceh, Irwasda, para pejabat utama, dan anggota dari 26 satuan kerja di lingkungan Polda Aceh. Dalam pembukaan acara, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa ajang ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang bertujuan memperkuat kekompakan dan soliditas seluruh personel.
Selama lomba berlangsung, setiap tim diberikan waktu 40 menit untuk menyiapkan kreasi nasi goreng dan minuman. Karya-karya mereka kemudian dinilai berdasarkan beberapa kategori, antara lain penampilan dan penyajian, kreativitas, kebersihan, kekompakan tim, dan dekorasi meja. Proses penilaian dilakukan secara langsung oleh Chef Endar dari Indonesia Chef Association, Kapolda Aceh, Wakapolda Aceh, dan Irwasda.
Setelah seluruh menu tersaji, dewan juri mengumumkan Biro SDM sebagai Juara I dengan nilai 547. Juara II diraih oleh Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh dengan nilai 535, sedangkan Juara III ditempati Biro Operasi dengan nilai 528. Direktorat Reserse Kriminal Khusus meraih Juara Harapan I dan Direktorat Pembinaan Masyarakat memperoleh Juara Harapan II.
Selain perlombaan memasak, suasana keakraban semakin terasa dengan adanya hiburan musik dan penampilan lagu dari peserta maupun undangan yang hadir. Seluruh rangkaian acara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan hingga kegiatan ditutup.
Melalui lomba memasak ini, Polda Aceh berharap peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dilakukan dengan upacara bendera, namun juga dengan berbagai kegiatan yang menumbuhkan kreativitas, mempererat solidaritas, dan meningkatkan rasa kebersamaan antarpersonel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih profesional serta dekat dengan masyarakat. (*)

















